Setelah Adzan ashar berkumdang, segara saya pergi ke
mesjid untuk melaksanakan kewajiban saya sebagai umat muslim yaitu Shalat
Fardhu Ashar. Karena saat melihat Handphone banyak pesan singkat dari
teman-teman sekelas saya yang member tahu agar cepat - cepat ke sekolah karena
acara Studytour sekolah kami akan dilaksanakan pembukaan. Oh iya tahun ini
sekolah kami berencana Studytour ke kota pelajar Yogyakarta. Tepatnya pukul
15:30 WIB saya langsung cepat-cepat pergi ke sekolah dengan diantar oleh orangtua
saya. Di sekolah kami mendapatkan pengarahan tentang Studytour diantaranya
pengarahan saat di perjalanan ataupun saat sampai di tempat tujuan kita.
Walaupun sebenarnya saya ketinggalan sedikit karena terlambat datang ke
sekolah. Setelah pengarahan selesai kami disuruh berkumpul di kelas
masing-masing untuk menunggu kedatangan bus kami yang telah ditentukan. Kelasku
kebagian bus dengan nomor 4. Setelah sekitar setengah jam kami menunggu,
akhirnya bus kami pun datang. Kamis semua para siswa juga guru-guru berbondong-bondong
pergi memasuki bus itu, jika dibayangkan kami semua seperti seekor semut yang
sedang rebutan makanan. Walaupun saat itu hujan deras sedang turun kami tidak
menghiraukan itu, yang terpenting kami bisa cepat-cepat naik bus itu. Rasa
sedih mulai muncul ketika kami melihat lambaian tangan dari seluaruh orangtua
siswa yang mengharapkan anaknya kembali dengan selamat dari perjalanan
studytour itu. Kami melihat mereka dari dalam bus melewati jendela, lalu kami
pun membalas lambaian tang mereka. Walaupun ada diantaranay dari beberapa siswa
yang mengajak ibu atau ayah atau sodaranya untuk menemaninya pergi ke
Yogyakarta itu. Saya juga sangat merasa sedih, tapi untungnya saya punya banyak
teman jadi banyak teman-teman saya yang saling menghibur satu sama lain jadi
rasa sedih kami mulai terlupakan dengan kehadiran teman-teman.
Baru
saja seperempat perjalanan ada temenku yang mulai merasakan mual di bus untung
saja dia dipindahkan ke kursi depan agar ada para guru yang mengobatinya.
Diperjalanan berangkat itu, kami ada yang nyanyi-nyanyi, ada juga ynag
berceritabahkan sampai ada yang sedang makan camilan yang dibawanya. Saat mau
tidur, kami semua ditemani dengan sebuah film komedi lucu yang diputar di dalam
bus kami. Semakin malam suara tertawa satu persatu dari kami mulai lenyap
hingga akhirnya akupun ikut tertidur juga dengan bersender kepada jendela kaca
bus.
Terdengar suara orang yang
membangunkan tidur di saat saya setengah bangun, ternnyata memang benar suara
itu datang dari umi (sebutan untuk guru pembimbing kami). Saat melihat jam
tangan ternyata baru menunjukkan pukul 04:00 WIB subuh walaupun sebenarnya jam
itu beda dengan di daerah Yogyakarta karena belum di atur ke waktu WITA. Kami
langsung disuruh cepat-cepat untuk mencari tempat untuk mandi karena semakin
siang akan semakin penuh. Saya pun mengajak beberapa teman saya untuk pergi
keluar mencari tempat mandi, tak lupa kami membawa uang secukupnya untuk
jaga-jaga seperti saran umi saat membangunkan tadi. Diluar ekspetasi kami saat
membuka pintu mobil bus banyak ibu-ibu yang berbicara tanpa adanya spasi dengan
logat jawa yang sangat kental. Untungnya kami sempat searching di internet dan
juga sedikit tahu bahasa jawa jadi inti dari ucapan ibu-bu tadi kurang lebih
menawari kami tempat untuk mandi. Seperti memilah milih baju kami pun mencari
ibu-ibu yang menawarkan pemandian yang paling murah akhirnya kami menemukan apa
yang kami cari dari seorang ibu yang kira-kira berusia 40 sampai 55 tahun.
Pemandian yang ditawarkan ibu tesebut sangat murah dan cukup untung kantong
kami semua yaitu Rp.2000,-. Langsung saja kami mengikuti ibu itu menuju
rumahnya. Saat sampai ternyata pemandian itu hanya ada 3 kamar mandi jadi kami
harus menunggu giliran untuk bisa mandi.Tanpa pikir panjang lagi satu persatu
dari kami mulai merasakan tubuh yang dirasuki oleh air jam 4 subuh. Setelah
kami semua mandi langsung saja langsung kami memberikan bayaran kepada ibu tadi
dan mengucapkan terimakasih dengan bahasa jawa sebagus mungkin. Tak terasa
ternyata sudah menunjukan pukul 05:00WIB langsung kami menuju mushola untuk
melaksanakan sholat shubuh. Tak terasa waktu berlalu begitu cepat saat pukul
8:00 pagi kami semua berbondong-bondong menuju Candi Borobudur banyak sekali
kegiatan yang dilakukan disana dari mulai berfoto-foto, selfi dan ada juga uang
sengaja mencari-cari turis asing hanya untuk berfoto bersama. Itulah tujuanku
pertama untuk mencari turis asing setelah berlama-lamam mencari akhirnya saya
menemukan turis asing itu, langsung saja mengajak brfoto bareng kepada turis itu
dengan bahasa inggris saya yang sedikit gagu. Tanpa sepengetahuan saya
teman-teman saya pun ikut ingin berfoto dengan saya dan akhirnya kami berfoto
bersama dengan turis itu.
Saking senangnya bisa berfoto dengan turis kami lupa
mengucakan satu kalimat “ what’s your name ? “. Perjalanan pulang kami berjalan
dengan lancer sebelum pulang tidak lupa kami singgah dulu untuk berbelanja di
tempat yang terkenal di Yogyakarta yaitu Malioboro.
Itulah
cerita studytour saya yang paling gokil karena bisa berfoto dengan turis. Hehe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar